Bermimpi Untuk Menjalani Hidup Menjadi Lebih Berarti

PANDANGI AKU, CAHAYA

Dalam keremangan aku terus menyapa cahaya
Kuharap dia pun tak letih menghampiri diriku yang tersudut ini
di satu titik aku merasa tlah lumpuh
Tiada mampu tuk bergerak dan melepas kepenatan
Mungkin hanya harapku yang terus bersandar dalam bahuku
Hingga ragaku letih menopangnya

Dalam hening aku tersungkur
Mencoba menahan perih yang hinggap dalam peraduanku
Tak pernah terpikir akan nestapa
sedikitpun hanya lelah yang menerpa
di tengah hiruk pikuk
Aku terseok dalam langkahku

Dalam perenunganku, aku tersentak
bahwa yang kuharap hanya seberkas harapan ilusi
Semua yang ada dalam logika ini nisbi
Tak seluas galaksi fikirku
Tak sesempit jarum pandangku
Hanya tak mampu bertutur lebih

Dalam segarnya air mataku
Tangisan ini berarti banyak
Bahwa hanya butiran ini penguatku
Meski jiwaku tlah lebur
Meski ragaku tlah remuk
Hanya menunggu
kau sanggup memandangku

Penulis : Fiedzback ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel PANDANGI AKU, CAHAYA ini dipublish oleh Fiedzback pada hari Sabtu, 13 Agustus 2011. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan PANDANGI AKU, CAHAYA
 

0 komentar:

Posting Komentar